“Kepemimpinan Spiritual” Dalam Bisnis Modern

56 copy

Vanaya.co.id.Pada era ini menandai bangkitnya kebutuhan untuk membangun budaya yang didorong oleh nilai-nilai dalam bisnis. Hal ini dapat dicapai dengan kepemimpinan yang efektif dan memotivasi. Salah satunya kepemimpinan spiritual yang mengilhami.

Berdasarkan model kepemimpinan Multiple Linkage Model dari Kriger dan Seng mengemukakan bahwa komitmen bawahan sangat dipengaruhi oleh spiritualitas pemimpin. Kepemimpinan dengan pendekatan ini memainkan peran penting dalam hal penanaman etika dan nilai dalam organisasi.

Kepemimpinan spiritual adalah pijakan untuk melakukan transformasi. Karyawan diberdayakan untuk  mencapai visi organisasi yang diartikulasikan secara jelas. Pendekatan kepemimpinan memberi pesan yang jelas menanamkan dan memperkuat nilai pribadi, tim, dan organisasi.

Kita sama-sama menyadari bahwa saat ini begitu besar tantangan bisnis. Perubahan begitu cepat mendorong persaingan bisnis makin kompetitif dibanding sebelumnya. Perkembangan teknologi yang semakin canggih akan membawa perubahan yang cukup menantang ketahanan para pemimpin.

Selain itu pemimpin dituntut untuk fokus pada peningkatan interaksi hubungan intrapersonal pekerja, perkembangan perusahaan, serta pikirkan untuk mengadopsi lingkungan kerja yang lebih fleksibel dan produktif untuk para pekerja agar mereka bisa lebih optimal.

Pada situasi ini, “kebaikan” menjadi makin penting. Dari sudut pandang neurosains, Donal W Pfaf, dalam bukunya “The Neuroscience of Fair Play” (2007) berpendapat bahwa kepatuhan pada aturan main kebaikan (golden rule) adalah inheren dalam otak manusia. Sirkuit saraf telah tertata sedemikian rupa secara embriologis untuk mendukung kepatuhan manusia pada aturan main kebaikan.

Baca juga

Hal-hal etis (seperti kejujuran, keikhlasan) sudah tertanam secara biologis dalam otak manusia bersamaan dengan proses penciptaan manusia. “Kebaikan-kebaikan” akan mendorong kinerja otak manusia. Oleh karena itu, pendekatan kepemimpinan spiritual bisa menciptakan kongruensi visi dan nilai di tingkat individu efektif mendorong misis organisasi di lingkungan bisnis modern.

Pemimpin berlandaskan spiritual berkeyakinan bahwa manusia mempunyai nilai intrinsik yang melampaui  sumbangan nyata bagi lingkungannya. Pemimpin yang memiliki daya spiritualitas yakin akan dekat dengan Tuhan, namun pada akhirnya langkah ini akan berimbas pada komitmen organisasi dan capaian tujuan organisasi yang kita inginkan.

Vanaya LogoWe are a coaching firm, the only one that integrate coaching with business, entrepreneurship, wealth, and leadership.  Vanaya Coaching Institute develop research-based coaching innovation that empower corporation, business owners, organization leaders, and personal investors with Ericksonian Coaching approach.www.vanaya.co.id