5 Hal Penting Untuk Coaching yang Efektif

Vanaya.co.id. Coaching adalah proses kolaboratif dan co-kreatif yang mengilhami penemuan sendiri, kemungkinan baru, dan tindakan strategis, yang dirancang untuk membantu Anda mencapai tujuan Anda. Percakapan dalam coaching adalah alat yang sangat baik untuk membangun organisasi.

Coaching sebagai sarana untuk memimpin. Karena pada coaching didasari pada pertanyaan-pertanyaan kuat yang memicu pemikiran kreatif, memberi inspirasi kepada tim di organisasi.  Pemimpin yang juga seorang coach paling efektif dapat memakai beberapa cara dan mengurutkannya secara strategis. Karena itu berikut ini lima hal penting yang mendasar :

1. Membangun kepercayaan 

Pemimpin terbaik lebih berkonsentrasi pada kesuksesan tim mereka daripada kesuksesan mereka sendiri. Kapan pun tindakan pemimpin tidak secara langsung mencerminkan filosofi ini. Kepercayaan itu penting. Jika kepercayaan terbentuk, maka akan terbukti berdampak lebih kuat.

2. Dengarkan, dengar, dengarkan

Seni mendengarkan tidak hanya menunjukkan anggota tim Anda bahwa Anda peduli dan ingin mendengar dari mereka, tetapi juga melakukan keajaiban untuk membangun fondasi hubungan yang lebih solid.

3. Gunakan sudut pandang positif

Pemimpin yang paling berpengaruh dalam organisasi manapun tahu, jika tidak ada yang lain, mereka harus mempengaruhi orang lain melalui sudut pandang yag positif. Pemimpin  pada dasarnya adalah pendukung yang hebat. Pemimpin yang positif sedemikian rupa sehingga mereka memancarkan energi.

Baca juga 

4. Bertujuan untuk satu target

Kuncinya adalah agar pemimpin memusatkan perhatian pada satu tujuan untuk setiap anggota tim. Fokus yang lebih ditargetkan tidak hanya meningkatkan kemungkinan kemajuan yang lebih cepat, namun juga akan menciptakan kepercayaan diri bahwa tujuan lain dapat dicapai di masa depan.

5.Bersikap konsisten

Konsisten adalah salah satu leadership habitpenting yang diharapkan karyawan dari seorang pemimpin. Bagaimana kunci menjadi seorang pemimpin yang konsisten? Kunci seorang pemimpin yang konsisten terletak pada perkataan serta perilakunya. Seorang pemimpin yang memberikan perintah yang membingungkan ataupun berperilaku tidak konsisten, juga berpotensi menghasilkan penurunan produktivitas karyawan ataupun menimbulkan demotivasi.

Leave a Comment