“Riding The Wave 2018″

7

Vanaya.co.id. Apakah anda seorang pebisnis? Atau anda seorang profesional yang sedang menjalankan sebuah bisnis? Perlu diketahui, pada masa sekarang setidaknya ada 5 perubahan besar, yaitu yang awalnya segala sesuatu serba fisik saat ini menjadi virtual, dari terpusat menjadi bentuk distribusi, dari segmented menjadi connected, dari individual menjadi komunal, serta dari time-constraint menjadi timeless.

Mengapa hal ini terjadi ? Big Data, Internet of Thing serta Artificial Intelligence, secara eksponensial merupakan hal mempengaruhi perubahan ini.

Berikut adalah 7 tips sederhana yang dapat membantu dalam menghadapi gelombang ekonomi di tahun 2018;

1. Digital Ekonomi

Saat ini sedang terjadi revolusi atau perubahan yang sangat cepat dalam gaya hidup manusia sebagai akibat dari perkembangan dunia digital. Hal yang menarik dari fenomena ini adalah perubahan tersebut tidak hanya membawa manusia berpikir logis, tetapi juga lebih humanis. Oleh karena itu, Leisure Economy menjadi tumbuh subur khususnya di negara ini. Hal itu bisa dilihat melalui maraknya kegiatan wisata, ramainya resto dan cafe, jadwal penerbangan yang tidak ada habisnya, naiknya hunian hotel, hingga padatnya jadwal reunian di tempat instagram-able.

Melihat fenomena diatas pastikan bahwa sebagian proses di dalam bisnis kita sudah sampai pada tahap efisiensi big data dalam pengelolaan bisnis, entah dalam divisi marketing, sales, operasional, hingga supporting. Tujuan dari digitalisasi bisnis yang anda geluti adalah tercapainya good experience kepada customer kita sehingga value dari sebuah produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan dapat dinikmati dengan lebih baik. Tentu saja bisnis kita mampu masuk dalam kualifikasi “bisnis kekinian” (istilah generasi milenial), sebab penguasaan digital berarti menguasai pangsa pasar yang lebih besar.

2. Real Entrepreneur VS Trader

Perubahan gaya hidup yang sangat cepat menuntut mental anda sebagai seorang Real Entrepreneur, bukan mental seorang Trader. Apa bedanya?

– Pertama, seorang Real Entrepreneur adalah sosok visioner, rencana dan aplikasi bisnis yang dijalankan memiliki dampak besar, berkelanjutan (sustainable), dan memberi keuntungan bagi stakeholders yang terlibat (Business Owner, Team, dan Customer)

Brand Identity. Apapun bisnis yang dijalankan, branding memiliki peranan penting dalam kesuksesan bisnis. Brand dapat mengikat customer secara emosional, dapat melalui Product Brand, Company Brand, atau Store Brand.

Product Development. Produk bisnis baik berupa barang atau jasa, untuk mampu menghadapi tantangan bisnis, sangat diperlukan product development. Perubahan gaya hidup customer menuntut pebisnis untuk bersifat dinamis, sesuai dengan permintaan pasar supaya dapat bertahan. Customer membutuhkan barang/jasa yang berbeda-beda pada setiap tahunnya, maka bisnis juga tidak dapat “itu-itu saja”.

3. Milenial Challenge

Beberapa tahun mendatang, Indonesia akan mengalami bonus demografi, yaitu meningkatnya jumlah penduduk hampir mengapai dua kali lipat dari sekarang. Artinya, dalam beberapa tahun berikutnya, generasi muda akan muncul sebagai angkatan produktif baru. Tidak hanya itu, tentu buying power atau daya beli masyarakat Indonesia juga akan meningkat. Customer akan lebih banyak diwakili oleh kaum milenial, yang saat ini sudah berjumlah hampir 35% dan akan terus meningkat.

Pelaku bisnis yang mampu memanfaatkan kesempatan melalui persiapan matang, akan menuai market yang besar di masa mendatang. Saya memilih istilah “membeli masa depan, dengan harga sekarang” sebagai analogi yang tepat untuk solusi tranformasi bisnis saat ini.

4. Setup Goal dan Evaluasi

Setiap tahun, kita memiliki target yang harus dicapai. Hal ini adalah kebiasaan yang baik agar kita memiliki arah dan petunjuk kemana bisnis kita akan melaju. Menariknya, biasanya pasca tahun berakhir, semua target dan pencapaian akan dievaluasi, apakah berhasil atau sebaliknya. Melihat perubahan yang semakin cepat, evaluasi per tahun dinilai tidak cukup efektif, setidaknya pebisnis mengevaluasi per triwulan atau maksimal setengah tahun sekali. Hal ini akan membantu kita untuk berada pada jalur yang sejajar dengan perubahan dan memininalisir kerugian karena tidak dapat memenuhi permintaan pasar.

5. Customer Service (Satisfaction) -> Customer Experience (Loyalty)

Customer Service memang hadir untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan pelanggan, namun hal tersebut mulai beralih kepada Customer Experience. Pelanggan tidak hanya diberikan kepuasan yang bersifat sementara, melainkan akan membuat pelanggan menjadi loyal terhadap produk yang kita tawarkan. Pelanggan yang loyal akan menambah angka penjualan barang/pemakaian jasa yang kita tawarkan, tentu saja akan membantu meningkatkan keuntungan. Lalu, kapan kita dapat memberikan Experience tersebut sehingga pelanggan dapat menemukan MOT (Moment Of Truth), baik pada saat pre sales, on sales, maupun after sales produk kita.

6. Re-Alignment Vision and Team

Terjadinya perubahan yang sangat cepat, apakah visi yang selama ini kita sudah bangun masih relevan dengan situasi yang ada? Apapun jawabannya, sebagai pelaku bisnis, kita harus memastikan bahwa kita telah melakukan Alignment antara Visi dan Tim kita, apakah tim yang kita miliki saat ini masih solid untuk mendukung tercapainya visi kita dimasa mendatang.

7. WWW and EBI

WWW atau What Works Well adalah daftar yang membantu kita mempelajari semua misi bisnis yang dijalankan, apakah berjalan dengan baik dan menguntungkan ataukah sebaliknya. Hal ini tidak dapat dilakukan sekali saja, melainkan secara periodik untuk melihat perkembangan bisnis.

EBI adalah Even Better If, berisi daftar mengenai hal-hal apa saja yang dapat dilakukan lebih baik lagi di masa mendatang. Bayangkan apabila kita memiliki kedua daftar tersebut, tentunya kita akan memiliki beberapa aksi strategis yang bisa kita jadikan taktik untuk mengarungi gelombang ekonomi di tahun 2018.

Sambil menunggu project kemandirian ekonomi yang sedang saya kerjakan, semoga 7 tips sederhana ini dapat membantu anda untuk menghadapi ombak di tahun 2018 dengan Optimis dan Gemilang, Aamiin.

Terima kasih.

Salam kemakmuran.

????????????????????????????????????

Erry Priyambodo, Business & Sales Coach, Vanaya Coaching Institute. Business Strategy & Salesmanship for business owners and leaders in fashion, consumer goods, food & beverages, pharmaceuticals, retail, etc. Having >5 years managerial position in multinational companies, before finally decided to build his own business. He produces wellknown international and national fashion shoe brand, with extensive franchise stores in Indonesia.